Mengenal dekubitus dan cara pencegahannya pada lansia

Dekubitus, atau yang sering disebut dengan luka tekan, adalah luka yang disebabkan oleh tekanan yang terus menerus pada kulit dan jaringan lunak di bawahnya. Dekubitus biasanya terjadi pada orang yang terbatas mobilitasnya, seperti lansia yang sering menghabiskan waktu berlama-lama di tempat tidur atau kursi roda.

Lansia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami dekubitus karena kulit mereka cenderung menjadi lebih tipis dan rentan terhadap tekanan. Selain itu, proses penyembuhan luka pada lansia juga bisa menjadi lebih lambat, sehingga dekubitus bisa berkembang dengan cepat dan sulit untuk sembuh.

Untuk mencegah terjadinya dekubitus pada lansia, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pertama, pastikan untuk mengubah posisi tubuh lansia secara teratur, setidaknya setiap dua jam sekali. Hal ini akan membantu mengurangi tekanan pada satu titik dan mencegah terjadinya luka tekan.

Kedua, pastikan lansia memiliki nutrisi yang cukup untuk mendukung proses penyembuhan luka. Konsumsi makanan yang kaya protein dan vitamin C dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dan mencegah terjadinya dekubitus.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan dan kelembaban kulit lansia. Gosok kulit lansia dengan lembut menggunakan kain yang lembut dan hindari penggunaan sabun yang keras yang bisa mengiritasi kulit.

Terakhir, pastikan lansia menggunakan bantal atau alat penyangga yang sesuai untuk mengurangi tekanan pada area tertentu. Bantal anti-dekubitus atau bantal berbahan gel dapat membantu mengurangi tekanan pada area yang rentan terhadap dekubitus.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, dekubitus pada lansia bisa dicegah dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius. Jaga kesehatan kulit lansia dengan baik dan konsultasikan dengan dokter atau perawat jika ada tanda-tanda dekubitus yang perlu diwaspadai.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.